About Me

Researcher | Chevening Scholar | Social Entrepreneur

Foto Dimas P. Muharam di depan Big Ben, London, UK

Saya adalah Dimas Prasetyo Muharam, seorang peneliti kebijakan, praktisi aksesibilitas digital, dan wirausahawan sosial yang percaya bahwa teknologi adalah jembatan utama menuju kesetaraan.

Saat ini, saya menempuh studi MA Social and Public Policy di University of Leeds, Inggris, sebagai penerima beasiswa Chevening (2025). Fokus akademik saya berpusat pada transformasi kebijakan negara agar lebih adaptif dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok disabilitas di Indonesia.

Professional Journey

Karier saya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bermula dari dedikasi untuk memastikan layanan publik dapat diakses oleh semua orang. Di Kementerian Komunikasi dan Informatika, saya terlibat dalam advokasi literasi TIK nasional bagi penyandang disabilitas.

Pengabdian saya berlanjut secara spesifik di Pusat Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek. Di instansi ini, saya bertanggung jawab memastikan aksesibilitas instrumen evaluasi nasional—mulai dari Ujian Nasional hingga Asesmen Nasional. Fokus utama saya adalah menjamin bahwa soal-soal ujian, khususnya mata pelajaran Bahasa Inggris, sepenuhnya aksesibel bagi peserta didik tunanetra, baik melalui perangkat screen reader, format audio, maupun metode pendampingan lainnya.

Kini, sebagai Peneliti di Pusat Riset Pendidikan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), saya mentransformasikan pengalaman teknis tersebut menjadi riset kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) guna menciptakan sistem pendidikan dan publik yang benar-benar inklusif.

Leadership & Social Entrepreneurship

Di luar peran birokrasi, saya adalah seorang Social Entrepreneur yang berfokus pada pemberdayaan berbasis komunitas. Sejak tahun 2011, saya ikut mendirikan Kartunet (Karya Tunanetra), platform daring pionir yang memberdayakan tunanetra melalui literasi digital. Semangat teknopreneurship ini juga saya wujudkan melalui Dimaster Group, sebuah unit usaha sosial yang menaungi Accessible.web.id untuk menyediakan solusi audit aksesibilitas digital.

Aktivisme saya juga diperkuat sebagai Alumni Forum Indonesia Muda (FIM), kawah candradimuka kepemimpinan nasional yang mempertajam visi kontribusi sosial saya. Di sektor kebijakan, saya mendirikan Forum ASN Inklusif pada 2019 sebagai wadah advokasi bagi pegawai sipil penyandang disabilitas se-Indonesia. Rekam jejak kepemimpinan ini berakar dari pengalaman mengelola berbagai forum diskusi nasional selama masa studi di Universitas Indonesia, di mana saya aktif di BEM UI dan BEM FIB UI.

Intellectuality & Literacy

Ketertarikan saya pada isu publik terasah melalui dunia literasi. Antara tahun 2009 hingga 2011, saya aktif menjadi kolumnis di media nasional melalui kolom Suara Mahasiswa di Koran Sindo. Saya menuliskan gagasan mengenai beragam spektrum, mulai dari krisis korupsi, demokrasi, hingga pembangunan berkelanjutan.

Kemampuan analisis ini saya rintis melalui berbagai kompetisi karya tulis, termasuk menjadi juara nasional lomba karya tulis PT Telkom (2007) dan esai inspiratif Pertuni (2008). Saya juga pernah dipercaya sebagai Editor-in-Chief pada Jurnal UI untuk Bangsa dan Jurnal Kohesi, yang memperkuat dedikasi saya di dunia akademik.

Education & Recognition

Saya memegang gelar Sarjana Sastra Inggris dari Universitas Indonesia (2012). Perjalanan saya telah diakui melalui berbagai penghargaan, termasuk Sindo Young Inspiring People (2014), Ashoka Changemaker (2017), dan ALA Fellowship (2013) dari Pemerintah Australia.

Mari Berkolaborasi

Ingin berdiskusi mengenai riset kebijakan inklusif atau audit aksesibilitas digital?